Wan-Bissaka Dianggap Lebih Spektakuler ketimbang Alexander-Arnold

Aaron Wan-Bissaka melakoni debut keren bareng Manchester United di Premier League. Penampilannya ini juga membuatnya dinilai lebih bagus dibanding pemain bertahan sebelah kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold.

Adalah mantan bintang Manchester United, Paul Parker, yang menganggap begitu. Malahan dia telah paham kehebatan sang pemain bertahan sebelah kanan semenjak membela Crisyal Palace.

“Saya memandangnya menjadi salah satu pemain bertahan. Ia pemain bertahan paling baik yang tersedia di Premier League. Aku telah menyatakan ini banyak kali. Aku menyaksikannya berlaga tahun kemarin, dan aku senang apa yang dia kerjakan, ” tutur Parker sebagaimana dilansir Football5star. com dari Sport Bible, Selasa (13/8).

“Orang-orang ngobrol tentang Trent di Liverpool, namun ia tak dapat bertahan sebagaimana Wan-Bissaka, salah satu yang dapat bertahan dan menempatkan posisi dengan apiknya. Ia mau bertahan, ia senang ini. Aku berani ucapkan ia lebih kuat dan lebih komplet dibanding Trent, ” lanjut Parker.

Aaron Wan-BIssaka segera dimainkan Ole Gunnar Solskjaer kala Manchester United melawan Chelsea di minggu perdana Premier League penghujung minggu kemarin. Pada pertandingan yang bergulir di Old Trafford itu MU unggul besar 4-0.

Adapun bintang berumur dua puluh tahun berlaga sepanjang Waktu normal. Dia berhasil mengawal barisan defensif Setan Merah sampai clean sheet. Malahan pergerakannya di lini sebelah kanan bisa membikin sejumlah pemain Chelsea sebagaimana Pedro, Mason Mount, dan Ross Barkley tak berkutik.

Dekati James, Atletico Tidak ‘Main Belakang’

Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo, mengatakan jika kesebelasannya mendekati pemain berposisi gelandang Real Madrid, James Rodriguez, secara baik-baik dan tidak ‘main belakang’.

James di dalam 2 kompetisi musim terbaru ditransfer sebagai pemain pinjaman Madrid menuju Bayern Munich. Pada bursa transfer musim panas tahun ini, dia bakal balik lagi menuju Santiago Bernabeu, sebab tetap terikat perjanjian kontrak sampai 2021.

Tapi, kembalinya Zinedine Zidane menjadi juru tak-tik Madrid lagi membikin tempatnya di Madrid dipertanyakan. Juru tak-tik dari Prancis ini tidak begitu senang dengan gaya James.

Akhir-akhir sang playmaker kerap dikaitkan Atletico. Cerezo juga mengaku kesebelasannya mendekati James via jalur yang benar.

“Selalu tersedia koneksi yang harmonis dengan Madrid dan dengan seluruh kesebelasan di Spanyol. Saat kami berminat pada salah satu bintang, siapa saja ini, kami berbicara, memeriksa dan akhirnya kami sukses membikin mereka tiba menuju skuat kami, namun ini tak artinya harmoni yang bagus dengan Madrid ataupun dengan Sevilla ataupun Cordoba sudah rusak, ” tutur Cerezo di Soccerway.

“Inilah hidup. Apabila kami berminat pada bintang sebab kami memandangnya baik, kami pergi dan bertanya mengenainya. Apabila diputuskan jika bintang mau bergabung untuk berlaga bareng kami, maka sedikit lebih bagus lagi. ”

“Sekarang, aku tak paham tentang James. Ia merupakan bintang yang bagus dan Atletico senantiasa berminat pada bintang yang bagus, namun aku tak dapat kasih tahu Kamu apakah ia bakal bergabung sebab aku tak paham, ” Cerezo melanjutkan.

Persipura Memiliki Cara Tersendiri Jaga Kebugaran Usai Jalani Uji Coba

Tim Persipura Jayapura punya cara tersendiri untuk mempertahankan kebugaran teamnya usai melakoni pertandingan persahabatan vs PSS Sleman beberapa saat yang lalu.

Tim asuhan Luciano Leandro itu memanfaatkan kolam renang tempat tim Persipura menginap untuk mempertahankan kebugaran pemain-pemain.

“Menjaga kebugaran usai uji coba yang lalu, kesebelasan Mutiara Hitam Persipura Jayapura sore tadi jalani pelatihan ringan di kolam renang, ” kicau akun Twitter resmi Persipura.

“Latihan di untuk 2 kesebelasan, kesebelasan pertama kerjakan krioterapi dan kesebelasan ke 2 jalani aerobik didalam air. ”

Pelatihan memanfaatkan kolam renang memang lumayan ampuh untuk membikin fit pesepak bola. Pemulihan di kolam renang bakal membikin recovery mentalitas dan fisik bintang jadi setingkat lebih segera dan tak segera mengalami penurunan.

Persipura sendiri diuji coba ke 4 mereka vs PSS Sleman sukses unggul 2-0. 2 goal kemenangan Persipura dicetak oleh Titus Bonay dan Boaz Solossa.

Sebelumnya di pertandingan persahabatan ke 3 vs PS Pati, kesebelasan Mutiara Hitam jua bisa unggul 2-1. Hasil ini pastinya membikin Persipura semakin optimis menatap Liga 1 2019.

“Kita telah lumayan baik dan sedikit lebih optimis untuk meladeni turnamen mendatang, ” tutur Luciano sehabis laga vs PSS Sleman.

Di partai perdana Liga 1 2019, Persipura Jayapura akan berseteru dengan Persib Bandung pada 18 Mei 2019. Lantas di tanggal 22 Mei, Persipura bakal menjalani lawatan menuju kamp Persela Lamongan.

Presiden DFB Mengundurkan Diri Lantaran Dugaan Gratifikasi

Reinhard Grindel undur diri dari jabatannya selaku Presiden DFB. Langkah itu dieksekusi sehabis ia mendapat sejumlah desakan dari beberapa pihak, sebab dugaan gratifikasi.

Grindel mendapat jam tangan berharga senilai 6000 € dari Wakil Presiden UEFA, Grigoriy Surkis. Pertama kali, dia menolak tak memahami bakal berlakunya ancaman tudingan gratifikasi akibat penerimaan jam tangan itu.

“Pada waktu menerimnya dari Grigoriy, saya tak mengerti market value-nya semahal ini. Saya meminta maaf sebab tak menjelaskan hal itu sebelumnya setelah mendapat jam tangan. Saya dapat tegaskan tak terdapat konflik kepentingan, ” jelasnya sebagaimana dilansir dari BBC.

“Grigory sama sekali tak memiliki kepentingan finansial kepada DFB sebagaimana yang disangkakan. Ia tak sekalipun minta bantuanku baik kala sebelum memberiku jam, ataupun setelahnya. ” imbuh lelaki yang sempat berkarier menjadi wartawan itu.

Grigory Surkis di waktu bersamaan jua punya posisi pada Komite Eksekutif UEFA. Hal itu yang jadi pangkal problem dugaan gratifikasi. Usai itu, dia jua menegaskan Surkis berhenti dari kewajibannya, bersamaan dengan pengunduran dirinya menjadi Orang nomor 1 di DFB.

“Bersamaan dengan ini saya sampaikan jika ia takkan bekerja kembali menjadi anggota exco UEFA, ” jelasnya meneruskan. Mundurnya Grindel mengakhiri waktu 3 tahun penuh kontroversial lelaki 57 tahun itu.

3 musim akhir-akhir ini, dia terus menunjukkan kebijakan tak popular sejauh berkuasa menjadi Orang nomor 1 di DFB. Mulai dari pelarangan pyro didalam stadion, sampai menggelar laga di Senin malam.

Tinggalkan Roma, Monchi Berpeluang Kembali ke Sevilla

Presiden Sevilla, Jose Castro, mengatakan timnya sedang menjajaki kesempatan buat balik lagi berduet bersama Monchi yang baru pergi dari AS Roma.

Monchi sudah jadi Direktur Olahraga Sevilla pada 2010-2017. Lelaki berusia 50 tahun itu mendapat tawaran gabung dengan AS Roma di bursa transfer musim panas tahun lalu.

Bareng Roma, Monchi berani menjual beberapa pemain utama, seperti Kevin Strootman serta Radja Nainggolan. Sebagai gantinya, ia mendaratkan pemain-pemain muda berkualitas, menurut Cengiz Under, Justin Kluivert serta Nicolo Zaniolo.

Di musim kemarin, AS Roma membikin kejutan dengan sukses menuju ke semi-final Liga Champions usai menendang Barcelona. Apesnya, I Giallorossi tidak berhasil menuju laga pamungkas usai dipatahkan oleh Liverpool.

Roma tak bisa mengulangi penampilan bagus seperti musim kemarin. Daniele De Rossi dan kolega tereliminasi dari perempat-final Coppa Italia usai takluk 1-7 dari Fiorentina. Mereka jua disingkirkan FC Porto pada fase 16-Besar Liga Champions serta tidak menduduki tempat 4-Besar klasemen Serie A pada waktu ini.

Usai manajemen AS Roma memecat juru tak-tik Eusebio Di Francesco minggu kemarin, Monchi turut undur diri. Kondisi ini membikin Sevilla berupaya buat mendekati bekas direktur olahraganya.

“Joaquin (Caparros) bakal pergi dari tempat direktur olahraga hingga dapat jadi juru tak-tik. Sevilla sedang berupaya mendaratkan direktur olahraga anyar, ” tutur Castro.

“Kami percaya jika Monchi merupakan opsi paling baik dan kami sudah mengawali tawar menawar dengannya. Ia menanggapinya dengan mengesankan. Kami tengah harus sepakat mengenai taktik masa depan, namun ke 2 pihak optimistis, ” jelasnya.

Legenda Chelsea Tuntut Hazard Buat Keputusan

Legenda Chelsea Tuntut Hazard Buat Keputusan

Legenda Chelsea, Michael Ballack, mendesak Eden Hazard apakah bakal tinggal ataupun pergi dari The Blues di penghujung kampanye musim nanti.

Kesepakatan kontrak Hazard di Chelsea bakal berakhir di tahun 2020 nanti. The Blues telah menawarinya pembaruan kesepakatan kontrak, namun sang bintang tidak ingin tanda tangan.

Bukanlah rahasia lagi jika Hazard jadi satu dari sekian banyak bidikan utama Real Madrid. Sang bintang juga pernah tergoda membela Los Blancos. Tapi, dia mengakui hingga sekarang tidak mengambil keputusan tentang masa depannya.

“Eden Hazard mesti mengambil keputusan apakah ia mau bertahan ataupun tidak. Ia tak cuma pemain yang luar biasa di Chelsea, namun juga di Liga Premier Inggris. Kini, ia mesti mengambil keputusan apakah ia mau bermain di tim elit yang betul-betul kuat. Inilah yang telah dikomunikasikannya dari waktu ke waktu,” tutur Ballack pada Omnisport.

“Menurut saya, ia terlampau tenang, khususnya di Chelsea. Di sana, ia mesti lebih menuntut serta mengekspresikan kehendaknya. Ia dapat melakukan ini sebab ia di dalam tempat yang mengesankan. Apabila ia mau memenangkan lebih banyak trofi bersama Chelsea, sesuatu mesti terjadi, apabila tidak Eden Hazard bakal merasa buat memburu kesempatan lainnya,” Ballack melanjutkan.

Hazard sendiri telah memperkuat The Blues di dalam 28 laga kampanye musim ini. Bekas bintang Lille itu sukses menyumbang 12 goal serta 10 umpan. Menurut Transfermarkt, harga jual bintang dari Belgia ini sekarang 150 juta €.

FIFA bakal Perkenalkan Aturan Penalti yang Baru

FIFA bakal Perkenalkan Aturan Penalti yang Baru

Di dalam waktu dekat, FIFA bakal mengeluarkan sejumlah aturan anyar di dalam laga sepakbola. Satu dari sekian banyak yang mencuri atensi ialah perubahan peraturan penalti di dalam satu laga.

Perubahan regulasi itu juga bisa dikatakan sedikit radikal. Di dalam peraturan baru seperti yang dilansir melalui Telegraaf, induk sepakbola dunia ini tak memperbolehkan bola muntah hasil tepisan penjaga gawang ataupun membentur tiang yang balik lagi menuju rumput hijau ditendang lagi oleh pesepakbola.

Di dalam kondisi seperti ini maka laga bakal berlanjut menuju free kick didalam kotak 16. Itu jelas amat tak sama dari peraturan yang tersedia selama ini, yang mana tiap-tiap bintang dapat memanfaatkan bola muntah itu untuk langsung menendangnya.

Meski begitu, peraturan anyar ini belum final. FIFA baru bakal menjalani pemungutan suara tentang rencana itu pada tanggal 22 November nanti. Mereka pun mesti berkonsultasi terlebih dahulu bersama Komite Peraturan Pertandingan Internasional (IFAB) tentang wacana itu di dalam pertemuan umum yang bakal dilakukan di bulan Maret nanti.

Sementara itu, itu bukanlah kali pertama FIFA merubah peraturan di dalam satu laga. Sebelumnya mereka telah terlebih dahulu merubah aturan penendang pada fase adu penalti pada sejumlah turnamen. Tapi, peraturan itu tak diterapkan lagi pada Piala Dunia 2018 kemarin.

Banyak yang mengira rencana FIFA itu bakal memperoleh penolakan keras dari sejumlah pihak, khususnya melalui pesepakbola serta manajer.